Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Mei 2014

Pilihan dalam Diam

bicara
diam
bicara
diam kembali

pikiran memberikan suaranya
pada hati yang tak jelas bersuara

hati butuh pikiran
pikiran butuh hati
bersuara

setiap hati bersuara
satu suara hati
butuh suara hati lain

penuh tanda tanya
penuh keraguan
tak paham akan apa yang akan dilakukan

jemaripun menari
bibir masih tetap mengatup
masih tanpa suara

pikiranpun masih belum memberikan tanda
hati tetap bergeming
diam

yang dinanti
Sang pemilik dan penguasa hati
untuk mengisi hati
petunjuk

yakin
tak lagi ragu

bicara kini dengan suara yang wibawa
hati penuh ketulusan
diam dalam kesejukan



Sahabat, jangan pernah takut untuk melangkah. Kau harus berani mengambil pilihan diantara banyak pilihan. Semua mempunyai resiko, baik ataupun buruk. Akan menjadi baik ketika engkau memang memiliki niat baik dalam mengambil pilihan itu.

Pilihan, pilihan, dan pilihan, pasti ada pilihan.

Kau tidak akan menemui keraguan, kebimbangan, atau ketakutan itu, jika kau memohon petunjuk pada Allah Yang Maha Pemberi Petunjuk atas semua pilihan yang ada dalam hidupmu, Sahabatku.

Berdo'alah, memohonlah dengan penuh pengharapan dan ketulusan. Dan... restu orangtua akan membantumu dalam meringankan langkahmu ^_^

Bismillah, dalam setiap ayunan langkah niat baikmu, langkah baik kita. Semoga Allah mengabulkan setiap do'a baik hamba-Nya, do'a kita, aamiin

17/05/2014
on Saturday

Selasa, 18 Maret 2014

Cipta dan Baca Puisi

"Cipta dan baca puisi merupakan salah satu seni. Dikategorikan seni karena memiliki nilai estetika. Ya, seni erat kaitannya dengan estetika atau keindahan. Cipta berarti membuat, menghasilkan berdasar ide atau suatu kejadian. Baca jelas berarti membaca (tulisan), dan puisi  merupakan sebuah ungkapan perasaan yang dituangkan dalam kata-kata sehingga menjadi sebuah tulisan yang bermakna". [pendapat saya demikian ^_^]

Saya lebih senang untuk membaca puisi daripada mencipta sebuah puisi, karena membaca itu penuh dengan ekspresi yang mencakup gerak, suara, mimik/ekspresi wajah. Belum banyak yang saya ketahui tentang puisi.

Hari Senin (17/3/2014) kemarin, saya mendapat kesempatan untuk mendampingi anak didik saya belajar mencipta dan membaca puisi dengan Pak Eko untuk persiapan lomba seni. Pak Eko adalah salah satu guru dan kepala sekolah yang juga aktif dalam organisasi PGRI di Kebumen. Selain itu, beliau ahli dalam bidang kesenian, salah satunya cipta dan baca puisi. Oleh karena itu, beliau sudah seringkali menjadi juri dalam event atau lomba-lomba kesenian bahkan sampai tingkat propinsi. Saya manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk belajar. Meskipun waktunya singkat (tidak ada 1 jam), tapi bagi saya sangat bermanfaat.

Mencipta puisi harus dengan hati. Kita juga perlu memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas. Tidak perlu terpaku untuk memilih kata-kata yang indah, karena kata yang indah itu akan mengalir dengan sendirinya ketika kita menggunakan hati dan menghayatinya dengan penuh perasaan. Jangan berulangkali menghapus, teruslah menulis, sampai pada akhirnya kita koreksi kembali dan perbaiki. Mintalah seseorang untuk membaca dan memberikan pendapat puisi ciptaan kita.

Sedangkan untuk membaca puisi, ada bebrapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Memahami puisi yang akan dibaca (ini sangat berpengaruh pada penghayatan)
2. Berilah hormat terlebih dahulu pada dewan juri/penonton
3. membaca judul puisi lebih baik dengan gaya baca biasa tetapi jelas
4. setelah membaca judul, ambil posisi terlebih dahulu. Posisi yang baik dalam membaca puisi adalah kaki membuka selebar bahu. Ini akan mempermudah dalam bergerak (mengekspresikan diri).
5. jangan terburu-buru dalam membaca, perhatikan jeda, dan ambil napas pada jeda antar kalimat.
6. sesuaikan ekspresi gerak dan mimik wajah dengan makna pada kalimat puisi yang dibaca
7. lakukan dengan percaya diri

That's all, pelajaran yang saya dapat kemarin. Semoga ada kesempatan berikutnya untuk belajar puisi dengan ahlinya. Tulisan ini, semoga bermanfaat.

Jika ada tambahan atau koreksi dari pembaca, khususnya tentang puisi, mohon pendapatnya (comment please) ^_^
-Mari Belajar-

Sabtu, 06 Juli 2013

Kumpulan Puisi Islami



Kumpulan Puisi Islami

Ya Rabb…
Karya sahabat: Nur Indah Saputri

semilir kuasa Mu membelai lembut batinku
fitrah Mu tuntun langkahku menapak
detik-detik terhembus anugerah Mu
kadang lelah menghampiri
gelisahpun merasuk…
ketika liku dunia fana menerpa kokohnya benteng imanku
aku jatuh… terpelosok jauh dari Mu
menangis dalam gelapnya sepiku
namun…
sinar Mu tak pernah pupus untukku
ayat-ayat Mu adalah embun bagi gersang iman hidupku
kawan… lihatlah
mereka yang berpijak di tanah
mereka yang hidup di air
mereka yang menatap awan
tak mengerti arti teguran Nya
ikan tak lagi berenang di laut
tanah enggan tertanam rizki
awan mendung pun memanas
bumi tak hijau ataupun biru
terselimuti kaca cerminan keburukan kita
kawan sadarlah…
sebelum yang di ujung mencair
sebelum yang kita pijak habis
sebelum yang di atas begitu panas
sebelum kita tanamkan tingkah
renungkanlah salah kita pada alam
balutkan iman dan takwa
dalam tiap jejak lakumu
sertakan istiqomah dalam bulir nafasmu
agar indah yang kau genggam bukanlah fana
tapi abadi meski berat dalam menggapainya

demi malam yang gelap tanpa bulan
demi raja siang yang terbit ke permukaan
jelas terlihat mata telanjang
lukisan Yang Maha Agung
lantang terdengar saat merekah sang fajar 
hingga cahaya akan Engkau simpan dalam temaram
kekudusan Mu tetap ada di segala arah
kehidupan adalah tidur panjang
dan kematian adalah kehidupan
Engkau yang memiliki segalanya
Hanya Engkau yang pantas wahai Rabb-ku


Butiran Tasbih
Karya sahabat: Eka Vebri K. A. M

Bertasbihlah hatiku pada Mu wahai Tuhanku
Hatiku menangis seraya menyandarkan tanganku
Ya Allah… cobaan hidup begitu berat, sepi, tertatih
Tangisku yang mampu mengoyak sepi
Mengalahkan deru angin yang menusuk kalbuku
Terharulah hatiku saat Kau mampu menenangkan hatiku
Tak mudah memang menghadapi suatu hal yang Kau sebut ujian ini
Tapi aku pastikan Allah tahu yang Aku butuhkan
Bukan yang aku inginkan


Kala Subuh
Karya sahabat: Nutfatun Khoriah

Sang fajar telah tiba
Terdengar alunan suara merdu
Allohu Akbar… Allohu Akbar….
Bergegaslah insan muslim tuk menghadap Mu
Basuhan air suci mendamaikan hati
Menuju jiwa yang fitri
Ya Allah ijinkanlah hamba yang penuh dosa dan jauh dari Mu ini
Bersimpuh di hadapan Mu