Sabtu, 06 Juli 2013

Kumpulan Puisi Islami



Kumpulan Puisi Islami

Ya Rabb…
Karya sahabat: Nur Indah Saputri

semilir kuasa Mu membelai lembut batinku
fitrah Mu tuntun langkahku menapak
detik-detik terhembus anugerah Mu
kadang lelah menghampiri
gelisahpun merasuk…
ketika liku dunia fana menerpa kokohnya benteng imanku
aku jatuh… terpelosok jauh dari Mu
menangis dalam gelapnya sepiku
namun…
sinar Mu tak pernah pupus untukku
ayat-ayat Mu adalah embun bagi gersang iman hidupku
kawan… lihatlah
mereka yang berpijak di tanah
mereka yang hidup di air
mereka yang menatap awan
tak mengerti arti teguran Nya
ikan tak lagi berenang di laut
tanah enggan tertanam rizki
awan mendung pun memanas
bumi tak hijau ataupun biru
terselimuti kaca cerminan keburukan kita
kawan sadarlah…
sebelum yang di ujung mencair
sebelum yang kita pijak habis
sebelum yang di atas begitu panas
sebelum kita tanamkan tingkah
renungkanlah salah kita pada alam
balutkan iman dan takwa
dalam tiap jejak lakumu
sertakan istiqomah dalam bulir nafasmu
agar indah yang kau genggam bukanlah fana
tapi abadi meski berat dalam menggapainya

demi malam yang gelap tanpa bulan
demi raja siang yang terbit ke permukaan
jelas terlihat mata telanjang
lukisan Yang Maha Agung
lantang terdengar saat merekah sang fajar 
hingga cahaya akan Engkau simpan dalam temaram
kekudusan Mu tetap ada di segala arah
kehidupan adalah tidur panjang
dan kematian adalah kehidupan
Engkau yang memiliki segalanya
Hanya Engkau yang pantas wahai Rabb-ku


Butiran Tasbih
Karya sahabat: Eka Vebri K. A. M

Bertasbihlah hatiku pada Mu wahai Tuhanku
Hatiku menangis seraya menyandarkan tanganku
Ya Allah… cobaan hidup begitu berat, sepi, tertatih
Tangisku yang mampu mengoyak sepi
Mengalahkan deru angin yang menusuk kalbuku
Terharulah hatiku saat Kau mampu menenangkan hatiku
Tak mudah memang menghadapi suatu hal yang Kau sebut ujian ini
Tapi aku pastikan Allah tahu yang Aku butuhkan
Bukan yang aku inginkan


Kala Subuh
Karya sahabat: Nutfatun Khoriah

Sang fajar telah tiba
Terdengar alunan suara merdu
Allohu Akbar… Allohu Akbar….
Bergegaslah insan muslim tuk menghadap Mu
Basuhan air suci mendamaikan hati
Menuju jiwa yang fitri
Ya Allah ijinkanlah hamba yang penuh dosa dan jauh dari Mu ini
Bersimpuh di hadapan Mu


Rabu, 13 Juni 2012

Pendidikan Indonesia


Wajah PENDIDIKAN INDONESIA
Beberapa hari yang lalu bangsa Indonesia baru saja memperingati hari Pendidikan Nasional, tepatnya tanggal 2 Mei. Hal ini menjadi cerminan bagaimana wajah pendidikan Indonesia yang sudah setengah abad lebih berupaya memajukan bangsa dan negaranya semenjak kemerdekaan.
Berbagai kritikan muncul, menganggap bahwa pendidikan yang berlangsung di Indonesia selama ini masih “semrawut”, dan belum mampu menjalankan peranannya. Faktanya masih banyak masyarakat Indonesia yang belum tersentuh pendidikan, yang ditandai dengan masih tingginya angka kebodohan dan kemiskinan. Miris memang, sebab pendidikan yang ada seolah tidak mampu mengentaskan kondisi bangsa dari keterpurukan.
Permasalahan-permasalahan pendidikan yang terjadi di Indonesia sampai saat ini seakan tidak ada habisnya. Namun mari kita coba untuk sejenak merefleksi seberapa jauh upaya yang telah dilakukan dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan Indonesia. Tidak terlepas daripada problem masyarakat atau bangsa Indonesia yang masih mengalami keterbelakangan, pendidikan mempunyai peranan utama dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, sebagai modal dasar untuk mewujudkan bangsa dan Negara Indonesia yang maju dan berkembang selaras dengan perkembangan jaman.
Pendidikan Indonesia telah mengupayakan pelaksanaannya dalam usaha membentuk SDM atau masyarakat yang unggul. Terbukti, tidak hanya pendidikan dalam segi kemampuan intelektual saja yang dikedepankan, melainkan kemampuan dalam hal keterampilan. Karena pendidikan Indonesia bukan hanya mendidik bangsanya untuk cerdas dalam pengetahuannya tetapi juga terampil dalam berbagai bidang sehingga mampu untuk berkarya. Selain itu, pendidikan juga mengedapankan pendidikan dalam segi nilai agar terbentuk bangsa Indonesia yang berkepribadian Pancasila.
Pada masa sekarang ini, pendidikan Indonesia sedang maraknya mengintegrasikan pendidikan nilai. Pendidikan tersebut sebagai upaya membentuk manusia yang berkarakter, dan menjadi solusi atas permasalahan degradasi moral yang akhir-akhir ini melanda bangsa Indonesia sebagai dampak dari globalisasi. Moral menjadi salah satu cermin bagi wajah pendidikan yang maju. Oleh karena itu, Indonesia telah mengupayakan pembentukan moral bangsa melalui berbagai bentuk pendidikan nilai. Sebab, pendidikan tidak pernah tinggal diam dan selalu berkembang menyesuaikan kebutuhan serta berupaya bertindak preventif, ketika siklus kehidupan mengalami perubahan.
Perubahan kehidupan juga membuat pendidikan berupaya untuk meningkatkan mutu atau kualitasnya untuk membentuk manusia yang unggul dan berkarakter. Berbagai peningkatan dilakukan untuk menunjang tercapainya pendidikan bermutu, mulai dari guru yang memiliki peran untuk mendidik. Guru tersebut dipersiapkan melalui pendidikan guru agar menguasai kompetensi baik pedagogik, professional, sosial, dan kepribadian. Di samping itu, pemerataan pendidikan ke seluruh lapisan masyarakat juga telah diupayakan agar semua masyarakat dapat mengenyam pendidikan.
Upaya-upaya yang dilakukan pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas pada seluruh masyarakat Indonesia, guna membentuk SDM yang unggul sesuai dengan yang direncanakan tentunya akan berhasil jika pelaksana pendidikan dapat berperan optimal.
Berbagai permasalahan khususnya masalah kebodohan dan kemiskinan akibat tidak meratanya pendidikan dapat terminimalisir, jika dalam hal ini pemerintah sebagai pelaksana pendidikan tidak setengah-setengah dan bebas dari kepentingan individu ataupun kelompok dalam bertindak untuk memberikan pendidikan yang berkualitas ke seluruh lapisan masyarakat secara merata. Wajah pendidikan akan nampak kemajuannya jika seluruh bangsa Indonesia memperoleh pendidikan yang sama, sehingga terbentuk bangsa Indonesia yang unggul dan berkarakter yang akan menentukan tingkat kemajuan negaranya pula.


4/5/2012